hidup tanpa humor bagai celana tanpa kolor maknya, tersenyumlah setiap saat, yang penting jangan sampai senyum2 sendiri gila donk!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Selasa, 01 Juli 2008
hal2 lucu
May 25th, 2008
Bukan, posting ini bukan tentang lagu yang dinyanyikan Intan Nuraini, pemain film dan sinetron yang mencoba peruntungannya di dunia lendir tarik suara. Di posting ini hanya beberapa cerita yang cukup membuatku kaget sampai terjungkal seperti di film kartun dan manga dari negeri sakura itu. Kejadiannya sih sudah beberapa hari lalu. Kalo satu kejadian seminggu, nggak akan menarik. Ini kejadian bikin gubrak kok ya minggu ini datang berturut-turut.
Bro, pacarku hamil!Ini kalimat yang biasa kita denger di sinetron atau film layar lebar percintaan. Agak aneh juga waktu denger ini dari mulut seorang yang cukup familiar. Hari Kamis kemarin aku ditelepon sepupu dari Magetan. Gak ada angin gak ada ujan dia bilang, “pacarku hamil!” dan jawaban konyolku, “baguslah, kamu emang niat kan nikahin dia, secepatnya aja!”, tapi yang bikin gubrak banget adalah dia bilang, “tapi aku nggak pernah ‘menyentuh’ dia, trus tu anak siapa?”.
Emang sih, aku tau sepupuku ini anak yang lugu. Bukan karena takut dosa dia nggak mau ‘menyentuh’ pacarnya, tapi lebih karena ‘nggak berani’. Agak aneh aja kalo denger pacarnya bisa hamil. Dan setelah aku gali keterangan lebih lanjut, sepupuku itu emang bener nggak pernah ML sama pacarnya. Bahkan katanya, punya pikiran aja udah takut setengah mati, apalagi ngelakuinnya. Hmmm…pemuda yang baik. Akhir kata, dia minta aku untuk jadi mediator bicara dengan orang tua pacarnya itu karena ia terus didesak tanggung jawab hal yang tidak dia lakukan. Katanya, aku lebih pinter ngomong dari dia. Aku sih oke aja asal bulan depan dibayarin jalan-jalan ke Tuban. *matre mode on* Dan sekarang masalahnya sudah selesai, cewek itu ngaku siapa yang menghamili dia. Sepupuku lega dan aku senang karena dapat transportasi dan akomodasi gratis serta uang saku untuk berlibur ke Tuban. Win-win solution!
Bro, aku nggak jadi nembak deh!Ini bukan kata-kata yang keluar dari pembunuh bayaran yang urung membunuh targetnya, sama sekali bukan. Tidak ada pembunuh bayaran dengan jas hitam, sepatu hitam dan kacamata hitam disini. Cuma ada di Man in Black kali ya. Kata-kata ini muncul dari temanku yang meng-gagal-kan diri untuk mengungkapkan isi hatinya kepada pujaan hati tercinta. Kenapa mesti gubrak? Ini nih aku daftarnya supaya kalian maklum kalo hal ini mesti gubrak banget:
Kemarin hari jum’at siang, dia sudah mati-matian menulis kalimat-kalimat (dan menghafalkannya) yang mungkin dia akan gunakan untuk nembak cewek itu. Waktu aku liat dia, sudah seperti mahasiswa yang mau sidang skripsi.
Hari jum’at malam dia sudah mempersiapkan penampilan dengan membeli baju baru berupa jeans merk Lea dan beberapa T-Shirt (lupa mereknya), juga tidak lupa beberapa small gift untuk sang pujaan hati. Semua menghabiskan dana sekitar 400rb-an.
Sabtu siang sekitar jam 11 lebih dikit, dia pergi ke salon untuk facial dan potong rambut. Baru keliatan lagi jam 2 sorean lah kalo nggak salah.
Jam setengah tujuh, sudah siap berangkat seperti orang mau lamaran saja. Minjem mobil butut bapaknya yang sempat terheran-heran karena tidak habis pikir anaknya kesambet jin dari mana.
Nah, setelah semua ini dilakukannya dan tampaknya sudah siap tempur lahir dan batin, eh…nggak sampai 30 menit, dia sudah nampak batang hidungnya di mukaku. Gila, ni anak cepet banget ditolaknya, jangan-jangan dia ditolak sebelum sempat ngomong. Gitu pikirku waktu itu karena kulihat wajahnya yang kusut ditekuk-tekuk kaya’ baju belum disetrika. Kontras sekali dari yang kulihat pada saat ia berangkat.
Setelah aku tanya-tanyai, dia bilang kalo dia belum sempat ketemu ma pujaan hatinya. Bahkan masuk rumahnya aja belum. Lho kok? Ternyata, pada saat dia sampai, disana sudah ada Terios warna hitam, mewah banget. Ruang tamu bisa diliat dari luar, disitu ia liat pujaan hatinya sedang bicara sama cowok, mungkin pengendara Terios itu. Lalu dengan satu komando, temenku ini balik kanan menuju mobil bututnya dan melarikan diri menemuiku. Waktu denger ceritanya, aku nggak bisa nggak ketawa. Harusnya kan dia masuk dulu, sekalipun rencana penembakannya ditunda, at least dia tau siapa cowok yang bicara dengan pujaan hatinya. Siapa tau itu cuma sodaranya. Trus persiapan yang dilakukan sejak kemarin itu buat apa coba? Mubadzir banget kan…??? Anak yang konyol!
Benwit speedy 1 megapixel, bro!Wew, belum selesai aku ketawa karena anak konyol diatas, udah ada lagi hal konyol yang terjadi. Ada orang sok tau dengan nickname bobo (semua orang di wilayah stasiun Madiun mengenalnya), mengatakan bahwa sekarang Speedy lagi trial kecepatan bandwidth sebesar 1 megapixel. Lah kalo bandwidthnya 1 megapixel, uplink dan downlinknya berapa? 1152 x 864? dan yang lebih parahnya, nggak ada satupun orang yang tau mau membenarkan ucapan si bobo ini. Soalnya sudah terkenal reputasi ni orang suka ngeyel walau salah, jadi serasa seperti bicara ma orang gila. Dan itu sudah kubuktikan sendiri dulu ketika topiknya adalah PCB motherboard. Aku bilang kalo PCB motherboard itu layered PCB, bisa sampe 6 lapis, eh dia ngeyel kalo cuma 2 layer, atas dan bawah. Dengan begitu chipset yang mati bisa dikanibal dari mobo lain yang sama. Di solder gitu mirip ma chip HP. That’s so silly i think.
Cukup deh ke-gubrak-an minggu ini. Semoga minggu besok nggak ada gubrak-gubrak lagi. Udah capek aku ketawa terus.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar